Profil Ariyo Bimmo, Politikus PSI yang Miliki Segudang Pengalaman

Eza Ramadhan - Sabtu, 27 Jul 2024 - 12:27 WIB
Profil Ariyo Bimmo, Politikus PSI yang Miliki Segudang Pengalaman
Ariyo Bimmo. - Foto Dok. Pribadi.
Advertisements

SOSOK.CO.ID - Lahir pada 1 Agustus 1974, Ariyo Bimmo adalah seorang politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipercaya untuk menjabat sebagai Ketua DPP Bidang Pembinaan Fraksi dan Anggota Legislatif.

Terjun di dunia perpolitikan, salah satu tokoh politik yang menurut Ariyo Bimmo patut untuk dipanuti adalah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Alasannya, di kepemimpinan seorang Jokowi, kemajuan Indonesia bisa terbangun secara merata.

Ya, dirinya menegaskan bahwa di era Jokowi orientasi pembangunan Indonesia tak lagi Jawa-sentris melainkan Indonesia sentris.

Tercatat, Indonesia sudah terselesaikan 66 Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam kurun 2019-2021, yang distribusinya memperhatikan prinsip 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

Ketimpangan pun tercatat menurun dari rasio gini 0,414 di tahun 2014 menjadi 0,381 pada 2022 kemarin.

Lalu pertumbuhan tertajam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pun tercatat banyak ada di Timur Indonesia, yaitu Papua, Papua Barat, dan ada juga Gorontalo.

Menilik karier dari seorang Ariyo Bimmo, dirinya saat ini juga dipercaya sebagai Tenaga Ahli Bidang Hukum Menteri ATR/Kepala BPN sejak 20 Juni 2022.

Tak hanya itu, menjadi seorang diplomat merupakan cita-citanya semenjak duduk di kelas 6 SD.

Orangtuanya menilai, dirinya punya kemampuan untuk berkomunikasi dengan orang dari berbagai kalangan dan kemampuan untuk meyakinkan orang atas ide-ide yang seringkali di luar dugaan.

Lantas, apakah ia berhasil menjadi diplomat? Tidak, atau mungkin juga belum.

Lantas spakah ia berhenti berpikir untuk menjadi diplomat? Tidak, atau mungkin setidaknya dirinya masih berpikir untuk berkiprah di masyarakat internasional.

Nyaris, ia merasa bahwa sudah waktunya menyerah untuk menjadi wakil Indonesia di kancah internasional.

Hingga suatu saat seorang senior yang sangat ia hormati, Prof. Hikmahanto Juwana, mengajaknya guna membantu di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai konsultan Iembaga keuangan internasional (IMF) yang merumuskan berdirinya pengadilan niaga.

Tak ayal karir sebagai seorang birokrat pun di depan mata.

Membela juga mewakili kepentingan Indonesia di forum-forum pembangunan internasional adalah deviasi dari cita-cita awal, tapi mungkin inilah jalan dari Yang Maha Kuasa.

Di Bappenas, dirinya belajar banyak tentang pembangunan nasional, terutama pembangunan di bidang hukum.

HALAMAN:
Advertisements
Share:
Editor: Eza Ramadhan
Source:

BACA JUGA

Advertisements

BERITA POPULER

  1. #1
  1. #2
  1. #3
  1. #4
  1. #5
Advertisements

BERITA TERBARU

Advertisements

BERITA PILIHAN

Advertisements

VIDEO TERBARU

Advertisements
Advertisements
© 2024 Sosok.co.id. All Right Reserved.